Sinar Bintang, Ciamis — Di tengah semangat kebersamaan yang membungkus perayaan Milangkala Ngarumat Lembur Ciherang 2 yang ke-38, sebuah momen bermakna terukir di atas panggung acara. Usai rangkaian kegiatan jalan sehat dan pembagian hadiah yang dinanti-nantikan warga, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ciamis dari Fraksi PDI Perjuangan, Yogi Permadi, hadir menerima sebuah pemberian istimewa: naskah sejarah berjudul "Ngarumat Lembur Ciherang 2". Penerimaan ini berlangsung khidmat di hadapan ratusan warga yang memenuhi lokasi acara di Dusun Ciherang 2, Desa Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih.
Di hadapan masyarakat, Yogi Permadi mengawali sambutannya dengan ungkapan syukur yang tulus.
"Alhamdulillah, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kado istimewa berupa buku sejarah Ciherang 2 ini. Sungguh suatu kehormatan dapat hadir dan berkumpul bersama seluruh warga dalam Milangkala Ngarumat Lembur Ciherang 2 yang ke-38 ini."
Sebagai wakil rakyat di Kabupaten Ciamis, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam terhadap seluruh warga, tokoh masyarakat, serta tim penyusun naskah yang telah berdedikasi mewujudkan karya tersebut.
"Saya merasa bangga sekaligus terharu. Kepada seluruh warga, tokoh masyarakat, dan tim penyusun naskah Dusun Ciherang 2, Desa Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih — saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa kepedulian terhadap asal-usul adalah modal utama membangun masa depan."
Yogi Permadi kemudian menegaskan makna filosofis yang terkandung dalam tradisi Ngarumat Lembur.
"Istilah Ngarumat Lembur bukan sekadar bermakna merawat kampung halaman secara fisik semata. Lebih dari itu, ia adalah upaya menjaga nilai-nilai budaya, semangat gotong royong, sejarah leluhur, serta potensi lokal agar tidak hilang tergerus waktu. Buku ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Ciherang 2 memiliki kesadaran luar biasa tinggi untuk masa depan atas nama tanah kelahiran mereka sendiri."
Lebih jauh, beliau menyoroti kandungan luar biasa dari buku tersebut, yang menurutnya bukan sekadar catatan biasa, melainkan warisan berharga bagi generasi mendatang.
"Buku Ngarumat Lembur ini menyimpan catatan yang sangat berharga. Di dalamnya terekam jejak sejarah, asal-usul nama lembur yang dapat menjadi pengingat bagi generasi muda, serta pemetaan potensi desa yang kelak dapat menjadi panduan memajukan perekonomian dan kreativitas warga. Inilah identitas budaya yang menjaga kearifan lokal yang khas Ciamis agar senantiasa lestari."
Pada kesempatan berharga itu, Yogi Permadi juga menegaskan komitmen lembaga yang diwakilinya.
Terkait hal ini, DPRD Kabupaten Ciamis akan senantiasa mendukung penuh setiap gerakan literasi dan pelestarian budaya yang tumbuh dari bawah, berbasis masyarakat, di seluruh penjuru Kabupaten Ciamis. Karena budaya yang kuat adalah fondasi masyarakat yang beradab," pungkasnya.
"Kehadiran tokoh daerah di tengah masyarakat, sekaligus penerimaan karya sejarah yang lahir dari rahim masyarakat sendiri, menjadi bukti bahwa pelestarian warisan budaya bukanlah tugas tunggal pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama — dari masyarakat, untuk masyarakat, dan demi kemaslahatan generasi yang akan datang.
Red.(Bas).




Social Plugin